Saturday, November 19, 2016

Serunya Seminar Jurnalistik di Aula Berpintu 7 Unair

Serunya Seminar Jurnalistik di Aula Berpintu 7 Unair - Lazimnya sebuah ruangan hanya memiliki satu atau dua pintu saja. Namun ada hal yang berbeda yang terdapat di Aula Student Center Universitas Airlangga. Aula yang terletak  di lantai tiga tersebut ternyata memiliki tujuh pintu. Bahkan saya pun tidak tahu hal tersebut jika pemateri seminar tidak bertanya kepada para peserta seminar tentang jumlah pintu diruangan tersebut. Sungguh aneh memang. Saya sendiri juga tidak tahu apa fungsi dari ketujuh pintu tersebut, namun saya tetap fokus menyimak uraian materi yang disampaikan saat seminar.


tiga pintu diantara tujuh pintu

Dari tadi saya menyebut kata "Seminar", namun saya menjelaskan lebih detail seminar apa yang saya ikuti di Universitas Airlangga. Sabtu (19/11) LPM Mercusuar Universitas Airlangga mengadakan Workshop dan Seminar Jurnalistik Mengabarkan Kota "Kabar Kobar Kota". Dalam seminar tersebut, menghadirkan tiga narasumber kondang dari berbagai kalangan, yakni Mbak Renni (dari Beritajatim.com), Pak Dwi Cahyono (Dosen dan Aktivis Sejarah) dan Mbak Endri Kurniawati (Redaktur Tempo).

Aula Student Center Universitas Airlangga

Pada sesi yang pertama, Mbak Reni menjelaskan tentang Hardnews dan mencotohkan beberapa contoh hardnews. Disajikan juga tentang kiat-kiat membuat hardnews yang "menggoda" pembaca. Tidak hanya itu, ada juga challenge yakni membuat lead (kalimat awal suatu hardnews) dengan body text yang sudah diberikan. Tidak lama kemudian, satu per satu peserta seminar maju untuk menawarkan lead terbaiknya, saya pun tidak mau ketinggalan untuk memberikan lead karya saya. Saya pun peserta terakhir dari empat orang yang diperbolehkan mengusulkan lead. Satu per satu lead peserta yang sudah disetorkan dikoreksi oleh Mbak Reni, dan Alhamdulillah lead saya sudah pas. Akhirnya dipilihkan dua lead terbaik, dan Alhamdulillah saya dan Ella (Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2016 Universitas Airlangga) berhasil menjadi terbaik dan berhak mendapatkan hadiah. Sangat seru sekali seminar kali ini.

Hadiah: Buleten LPM Mercusuar dan Coklat

Setelah materi hardnews, dilanjutkan dengan materi opini yang disampaikan oleh Bapak Dwi Cahyono (Dosen dan Aktivis Sejarah). Beliau menyampaikan tips-tips membuat opini yang baik. Meskipun tepat jam 12 siang namun para peserta seminar masih tetap antusias menyimak pemaparan materi pak dosen tersebut.

Pak Dwi Cahyono sedang menyampaikan materi opini

Materi terakhir adalah Softnews (Features) yang disampaikan oleh Mbak Endri dari Tempo. Mbak Endri begitu semangat sekali memberikan cara-cara membuat softnews yang menarik bagi pembaca meskipun sedang sakit batuk. Materi yang disampaikan begitu ringan dan mudah sekali untuk dicerna, di materi terakhir ini para peserta seminar sangat antusias. Banyak sekali yang mengajukan pertanyaan kepada redaktur Tempo tersebut.

Itulah sedikit pengalaman saya mengikuti seminar Jurnalistik di Universitas Airlangga Kampus C. Semoga ilmu yang saya dapatkan dapat berguna dan bermanfaat. Thanks for read my blog.

Web

No comments:

Post a Comment